|
Sekolah Tinggi Akuntansi Negara
|
|
|
|
Didirikan
|
|
|
Jenis
|
|
|
Afiliasi keagamaan
|
|
|
|
Kusmanadji,
Ak., M.B.A.
|
|
Lokasi
|
|
|
Julukan
|
STAN
|
|
Situs web
|
|
Sekolah Tinggi Akuntansi Negara
(STAN) adalah
pendidikan tinggi kedinasan di bawah Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan,
Kementerian Keuangan Republik Indonesia, yang menyelenggarakan pendidikan
Program Diploma Bidang Keuangan (Prodip Keuangan). STAN didirikan dengan dasar
hukum Keputusan Presiden RI No.45 Tahun 1974 juncto Keputusan Presiden RI No.12
Tahun 1967 serta dengan landasan hukum Peraturan Menteri Keuangan RI
No.1/PMK/1977 tanggal 18 Februari 1977.
Program studi yang diselenggarakan
oleh STAN untuk lulusan SMU, Madrasah Aliyah dan SMK adalah pendidikan Program
Diploma I dan III Keuangan dengan spesialisasi sebagai berikut :
- Prodip I / III Keuangan
Spesialisasi Kepabeanan dan Cukai
- Prodip I / III Keuangan
Spesialisasi Kebendaharaan Negara
- Prodip I / III Keuangan
Spesialisasi Pajak
- Prodip III Keuangan
Spesialisasi Pengurusan Piutang dan Lelang Negara
- Prodip III Keuangan
Spesialisasi Pajak Bumi dan Bangunan
- Prodip III Keuangan
Spesialisasi Akuntansi
Sedangkan program studi non-reguler
yang diselenggarakan oleh STAN adalah :
- Prodip IV Keuangan Spesialisasi
Akuntansi
- Prodip III Keuangan
Spesialisasi Akuntansi dengan Kurikulum Khusus (Ajun Akuntan Khusus)
- Prodip III Keuangan
Spesialisasi Pajak dengan Kurikulum Khusus
- Program Pendidikan Pembantu
Akuntan (PA)
Untuk Prodip I Keuangan lama pendidikannya
1 tahun (2 semester), bertempat di Kampus STAN Jakarta dan di Balai Diklat
Keuangan yang terdapat di 8 daerah, yaitu di Medan, Palembang, Yogyakarta,
Malang, Balikpapan, Makassar, Cimahi dan Manado. Untuk Prodip III Keuangan lama
pendidikannya 3 tahun (6 semester), bertempat hanya di Kampus STAN Jakarta.
Selama pendidikan, mahasiswa tidak
dipungut biaya pendidikan dan tidak diasramakan.
Pendidikan STAN memakai sistem ikatan dinas sebagaimana ditegaskan kembali
dalam Keputusan Menteri Keuangan RI No.289/KMK.014/2004 tanggal 14 Juni 2004
tentang Ketentuan Ikatan Dinas bagi Mahasiswa Program Diploma Bidang Keuangan
di Lingkungan Departemen Keuangan RI.
Lulusan STAN akan diangkat menjadi Calon
Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan ditempatkan di instansi-instansi dalam
lingkungan Kementerian Keuangan RI dan instansi-instansi pemerintah lainnya,
baik di pusat maupun di daerah, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
Selama pendidikan, mahasiswa tidak
dipungut biaya pendidikan dan tidak disediakan asrama.
Waktu studi pendidikan Prodip III
Keuangan adalah 6 semester yang harus diselesaikan dalam waktu 3 tahun.
Beban studinya adalah 110 s.d. 120 SKS.
Tempat pendidikannya di :
Kampus STAN Jakarta, Jl. Bintaro Utama Sektor V, Bintaro Jaya, Tangerang
Waktu studi pendidikan Prodip I
Keuangan adalah 2 semester yang harus diselesaikan dalam waktu 1 tahun.
Beban studinya adalah 40 s.d. 50 SKS.
Tempat pendidikannya di :
- Kampus STAN Jakarta, Jl.
Bintaro Utama Sektor V, Bintaro Jaya, Tangerang.
- Pusdiklat Bea dan Cukai, Jl.
Bojana Tirta III, Rawamangun, Jakarta Timur.
- Balai Diklat Keuangan Medan,
Jl. Diponegoro No.30 A, Medan.
- Balai Diklat Keuangan
Palembang, Jl. Sukabangun II, Sukarami, Palembang.
- Balai Diklat Keuangan
Yogyakarta, Jl. Raya Solo Km.11, Purwomartani, Kalasan, Sleman.
- Balai Diklat Keuangan Malang,
Jl. A. Yani Utara No.200, Malang.
- Balai Diklat Keuangan Denpasar,
Jl. Kusumah Atmaja No.19, Denpasar.
- Balai Diklat Keuangan
Balikpapan, Jl M.T. Haryono Dalam Nomor 39A RT 84 Balikpapan.
- Balai Diklat Keuangan Makasar,
Jl. A. Yani No.1, Makassar.
- Balai Diklat Keuangan Cimahi,
Jl. Gado Bangkong No.111, Cimahi.
- Balai Diklat Keuangan Manado,
Jl. Bethesda No.18 Manado.
Mahasiswa dinyatakan lulus apabila
tiap semester :
- Telah menyelesaikan seluruh SKS
yang dipersyaratkan
- Tidak memperoleh nilai D pada
MKU (Mata Kuliah Umum) dan MKK (Mata Kuliah Keahlian), lebih dari 2 nilai
D pada MKDK (Mata Kuliah Dasar Keahlian), atau nilai E pada semua mata
kuliah
- Memperoleh IP minimal 2,40 pada
akhir Semester Ganjil dan 2,75 pada akhir Semester Genap
Mahasiswa yang tidak memenuhi
ketentuan tersebut di atas akan dikeluarkan (Drop Out) dari pendidikan.
Penentuan kelulusan ini diatur dalam Keputusan Kepala Badan Diklat Keuangan
No.KEP-207/BP/2000 tanggal 28 Agustus 2000 tentang Ketentuan-ketentuan
Pengelolaan / Penyelenggaraan Pendidikan Program Diploma Bidang Keuangan di
Lingkungan Departemen Keuangan.
Selain itu setiap Mahasiswa STAN
terikat dengan peraturan disiplin sebagaimana ditentukan dalam Peraturan
Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil
dan Keputusan Kepala Badan Diklat Keuangan No.KEP-208/BP/2000 tanggal 28
Agustus 2000 tentang Peraturan Disiplin Mahasiswa Pendidikan Program Diploma
Bidang Keuangan di Lingkungan Departemen Keuangan.
Lulusan Program Diploma Keuangan
STAN akan diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan
Kementerian Keuangan atau instansi pemerintah lainnya baik di pusat maupun di
daerah sesuai dengan formasi yang tersedia pada tahun yang bersangkutan berdasarkan
peraturan kepegawaian yang berlaku.
Pendidikan STAN memakai sistem ikatan
dinas sebagaimana ditegaskan kembali dalam Keputusan Menteri Keuangan RI
No.289/KMK.014/2004 tanggal 14 Juni 2004 tentang Ketentuan Ikatan Dinas bagi
Mahasiswa Program Diploma Bidang Keuangan di Lingkungan Departemen Keuangan RI.
Lulusannya wajib kerja selama tiga kali masa pendidikan ditambah satu tahun.
Lulusan STAN akan diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan
ditempatkan di instansi-instansi dalam lingkungan Kementerian Keuangan dan
instansi-instansi pemerintah lainnya, baik di pusat maupun di daerah, sesuai
dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Setelah lulus pendidikan dan
ditempatkan di instansi-instansi tersebut akan diproses pengangkatan menjadi Calon
Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dengan golongan II.a untuk lulusan Prodip I
Keuangan dan golongan II.c untuk lulusan Prodip III Keuangan. Setelah bekerja
dan mengikuti Diklat Pra Jabatan Tingkat II akan diproses pengangkatan menjadi Pegawai
Negeri Sipil (PNS) dengan pangkat Pengatur Muda / golongan II.a untuk
lulusan Prodip I Keuangan dan pangkat Pengatur / golongan II.c untuk lulusan
Prodip III Keuangan.
Lulusannya akan ditempatkan tersebar
di seluruh Indonesia pada instansi-instansi yang berada di bawah Kementerian
Keuangan dan instansi-instansi pemerintah lainnya, baik di pusat maupun di
daerah. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan RI No.131/PMK.01/2006 tentang Organisasi
dan Tata Kerja Departemen Keuangan, Kementerian Keuangan terdiri dari :
Sekretariat Jenderal (Setjen)
Kemenkeu RI [sunting]
Setjen Kemenkeu mempunyai tugas
melaksanakan koordinasi pelaksanaan tugas serta pembinaan dan pemberian
dukungan administrasi Kementerian Keuangan sesuai dengan kebijakan yang
ditetapkan oleh Menteri Keuangan dan berdasarkan peraturan perundang-undangan
yang berlaku.
Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) [sunting]
Ditjen Anggaran mempunyai tugas
merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standardisasi teknis di bidang
penganggaran sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan dan
berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) [sunting]
Ditjen Pajak mempunyai tugas
merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standardisasi teknis di bidang
perpajakan sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan dan
berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam operasionalnya,
Ditjen Pajak mengemban misi meningkatkan kesadaran dan peran serta masyarakat
dalam memenuhi kewajiban perpajakannya di bidang Pajak Penghasilan (PPh), Pajak
Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), Pajak Bumi
dan Bangunan (PBB), dan lain-lain sesuai dengan undang-undang yang berlaku.
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai
(DJBC) [sunting]
Ditjen Bea dan Cukai mempunyai tugas
merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standardisasi teknis di bidang
kepabeanan dan cukai sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Menteri
Keuangan dan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam
operasionalnya, Ditjen Bea dan Cukai mengemban misi mengatur pola dan
memperlancar arus lalu-lintas barang impor yang dapat mendorong peningkatan
ekspor, pengembangan industri dalam negeri dan menciptakan lapangan kerja,
serta tugas-tugas pengawasan dan pengamanan terhadap kemungkinan adanya
penyalahgunaan di bidang impor/ekspor yang merugikan negara, baik dari segi
penerimaan fiskal maupun yang merugikan kepentingan di bidang ekonomi, sosial,
budaya dan hankam.
Direktorat Jenderal Perbendaharaan
(DJPb) [sunting]
Ditjen Perbendaharaan mempunyai
tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standardisasi teknis di
bidang perbendaharaan negara sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh
Menteri Keuangan dan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara
(DJKN) [sunting]
Ditjen Kekayaan Negara mempunyai
tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standardisasi teknis di bidang
kekayaan negara, piutang negara dan lelang, sesuai dengan kebijakan yang
ditetapkan oleh Menteri Keuangan dan berdasarkan peraturan perundang-undangan
yang berlaku.
Direktorat Jenderal Perimbangan
Keuangan (DJPK) [sunting]
Ditjen Perimbangan Keuangan
mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standardisasi teknis
di bidang perimbangan keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah sesuai dengan
kebijakan yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan dan berdasarkan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
Direktorat Jenderal Pengelolaan
Utang (DJPU) [sunting]
Ditjen Pengelolaan Utang mempunyai
tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standardisasi teknis di
bidang pengelolaan utang sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Menteri
Keuangan dan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Inspektorat Jenderal (Itjen)
Kemenkeu RI [sunting]
Itjen Kemenkeu mempunyai tugas
melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas di lingkungan Kementerian
Keuangan sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan dan
berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Badan Pengawas Pasar Modal dan
Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) [sunting]
Bapepam-LK mempunyai tugas membina,
mengatur dan mengawasi sehari-hari kegiatan pasar modal serta merumuskan dan
melaksanakan kebijakan dan standardisasi teknis di bidang lembaga keuangan
sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan dan berdasarkan
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Badan Kebijaksanaan Fiskal (BKF) [sunting]
BKF mempunyai tugas melaksanakan
analisis di bidang kebijakan fiskal dan kerjasama internasional sesuai dengan
kebijakan yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan dan berdasarkan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
Badan Pendidikan dan Pelatihan
Keuangan (BPPK) [sunting]
BPPK mempunyai tugas melaksanakan
pendidikan dan pelatihan di bidang keuangan negara sesuai dengan kebijakan yang
ditetapkan oleh Menteri Keuangan dan berdasarkan peraturan perundang-undangan
yang berlaku. Dalam operasionalnya, BPPK mengemban misi menyelenggarakan
pendidikan, pelatihan dan penataran keuangan untuk meningkatkan sumber daya
manusia Departemen Keuangan. Pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan BPPK
dapat juga diikuti oleh pejabat/pegawai BUMN, BUMD dan instansi-instansi
pemerintah lainnya.
Staf Ahli Bidang Hubungan Ekonomi
Keuangan Internasional [sunting]
Staf Ahli ini mempunyai tugas
memberikan telaahan mengenai masalah di bidang hubungan ekonomi keuangan internasional.
Staf Ahli Bidang Penerimaan Negara [sunting]
Staf Ahli ini mempunyai tugas memberikan
telaahan mengenai masalah di bidang penerimaan negara.
Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara
[sunting]
Staf Ahli ini mempunyai tugas
memberikan telaahan mengenai masalah di bidang pengeluaran negara.
Staf Ahli Bidang Pengembangan Pasar
Modal [sunting]
Staf Ahli ini mempunyai tugas
memberikan telaahan mengenai masalah di bidang pengembangan pasar modal.
Staf Ahli Bidang Pembinaan Umum
Pengelolaan Kekayaan Negara [sunting]
Staf Ahli ini mempunyai tugas
memberikan telaahan mengenai masalah di bidang pembinaan umum pengelolaan
kekayaan negara.
Pusat Sistem Informasi dan Teknologi
Keuangan (Pusintek) [sunting]
Pusintek mempunyai tugas
melaksanakan pembinaan, pelaksanaan, pengkoordinasian dan pelayanan serta
pengembangan sistem informasi dan teknologi keuangan sesuai dengan kebijakan
yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan dan berdasarkan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
Pusat Pembinaan Akuntan dan Jasa
Penilai (PPAJP) [sunting]
PPAJP mempunyai tugas menyiapkan
rumusan kebijakan di bidang pembinaan profesi akuntan publik dan penilai
publik, pengembangan dan pengawasan jasa akuntan publik dan penilai publik,
serta penyajian informasi akuntan dan penilai publik, sesuai dengan kebijakan
yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan dan berdasarkan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
Pusat Analisis dan Harmonisasi
Kebijakan (Pushaka) [sunting]
Pushaka mempunyai tugas melaksanakan
analisis dan harmonisasi serta mensinergikan kebijakan atas pelaksanaan program
dan kegiatan Menteri Keuangan, sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh
Menteri Keuangan dan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Lulusannya akan ditempatkan di
kantor-kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang tersebar di seluruh
Indonesia, yaitu :
Ditjen Pajak mempunyai tugas
merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standardisasi teknis di bidang
perpajakan sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan dan
berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam operasionalnya,
Ditjen Pajak mengemban misi meningkatkan kesadaran dan peran serta masyarakat
dalam memenuhi kewajiban perpajakannya di bidang Pajak Penghasilan (PPh), Pajak
Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), Pajak Bumi
dan Bangunan (PBB), dan lain-lain sesuai dengan undang-undang yang berlaku.
Kanwil DJP mempunyai tugas
melaksanakan koordinasi, bimbingan teknis, pengendalian, analisis, evaluasi,
penjabaran kebijakan serta pelaksanaan tugas di bidang perpajakan berdasarkan
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kantor Pelayanan Pajak (KPP) [sunting]
KPP mempunyai tugas melaksanakan
penyuluhan, pelayanan dan pengawasan Wajib Pajak di bidang PPh, PPN, PPnBM,
PTLL, PBB serta BPHTB dalam wilayah wewenangnya berdasarkan perundang-undangan
yang berlaku.
Jenis KPP terdiri dari :
- KPP WP Besar (LTO)
- KPP Madya (MTO)
- KPP Pratama (STO)
Kantor Pelayanan PBB (KPPBB) [sunting]
KPPBB mempunyai tugas melaksanakan
pelayanan di bidang PBB dan BPHTB dalam wilayah wewenangnya berdasarkan
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kantor Pemeriksaan dan Penyidikan
Pajak (Karikpa) [sunting]
Karikpa mempunyai tugas melaksanakan
melaksanakan pemeriksaan lengkap, pemeriksaan bukti permulaan dan penyidikan di
bidang perpajakan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kantor Pelayanan, Penyuluhan dan
Konsultasi Perpajakan (KP2KP) [sunting]
KP2KP mempunyai tugas melakukan
urusan pelayanan, penyuluhan dan konsultasi perpajakan kepada masyarakat serta
membantu KPP Pratama dalam melaksanakan pelayanan kepada masyarakat.
Lulusannya akan ditempatkan di
kantor-kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang tersebar di seluruh
Indonesia, khususnya di bidang Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), yaitu :
Kantor Pusat DJP - Direktorat
Ekstensifikasi dan Penilaian [sunting]
Ditjen Pajak mempunyai tugas
merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standardisasi teknis di bidang
perpajakan sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan dan
berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam operasionalnya,
Ditjen Pajak mengemban misi meningkatkan kesadaran dan peran serta masyarakat
dalam memenuhi kewajiban perpajakannya di bidang Pajak Penghasilan (PPh), Pajak
Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), Pajak Bumi
dan Bangunan (PBB), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan
lain-lain sesuai dengan undang-undang yang berlaku.
Kantor Wilayah DJP - Bid,
Ekstensifikasi dan Penilaian [sunting]
Kanwil DJP mempunyai tugas m
elaksanakan koordinasi, bimbingan teknis, pengendalian, analisis, evaluasi,
penjabaran kebijakan serta pelaksanaan tugas di bidang perpajakan berdasarkan
pe ang Kerjasamaraturan perun dang-undangan yang berlaku.
Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama
[sunting]
KPP Pratama mempunyai tugas
melaksanakan penyuluhan, pelayanan dan pengawasan Wajib Pajak di bidang PPh,
PPN, PPnBM, PTLL, PBB serta BPHTB dalam wilayah wewenangnya berdasarkan
perundang-undangan yang berlaku.
Kantor Pelayanan PBB (KPPBB) [sunting]
KPPBB mempunyai tugas melaksanakan
pelayanan di bidang PBB dan BPHTB dalam wilayah wewenangnya berdasarkan
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Lulusannya akan ditempatkan di
kantor-kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) yang tersebar di
seluruh Indonesia, yaitu :
Ditjen Bea dan Cukai mempunyai tugas
merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standardisasi teknis di bidang
kepabeanan dan cukai sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Menteri
Keuangan dan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam
operasionalnya, Ditjen Bea dan Cukai mengemban misi mengatur pola dan
memperlancar arus lalu-lintas barang impor yang dapat mendorong peningkatan
ekspor, pengembangan industri dalam negeri dan menciptakan lapangan kerja,
serta tugas-tugas pengawasan dan pengamanan terhadap kemungkinan adanya
penyalahgunaan di bidang impor/ekspor yang merugikan negara, baik dari segi
penerimaan fiskal maupun yang merugikan kepentingan di bidang ekonomi, sosial,
budaya dan hankam.
Kanwil DJBC mempunyai tugas
melaksanakan koordinasi, bimbingan teknis, pengendalian, evaluasi dan
pelaksanaan tugas di bidang kepabeanan dan cukai berdasarkan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea
dan Cukai (KPPBC) [sunting]
KPPBC mempunyai tugas melaksanakan
pelayanan dan pengawasan kepabeanan dan cukai dalam daerah wewenangnya
berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
KPPBC terdiri dari 6 tipe sebagai
berikut :
- Kantor Pelayanan Utama (KPU)
- KPPBC Tipe Madya
- KPPBC Tipe A1
- KPPBC Tipe A2
- KPPBC Tipe A3
- KPPBC Tipe A4
- KPPBC Tipe B
Kantor Bantu Pelayanan Bea dan Cukai
[sunting]
Kantor Bantu Pelayanan BC mempunyai
tugas melaksanakan urusan kepabeanan dan cukai berdasarkan pelimpahan wewenang
dari KPBC.
Pos Pengawasan Bea dan Cukai [sunting]
Pos Pengawasan BC merupakan tempat
kegiatan pengamatan dan pengawasan lalu lintas barang impor, ekspor dan Barang
Kena Cukai yang berada di lingkungan KPBC.
Pangkalan Sarana Operasi Bea dan
Cukai (Pangsarops BC) [sunting]
Pangsarops BC adalah Unit Pelaksana
Teknis DJBC di bidang pengelolaan sarana patroli dan operasi yang berada di
bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Dirjen Bea dan Cukai. Pangsarops BC
secara teknis fungsional dibina oleh Direktur Pencegahan dan Penyidikan.
Pangsarops BC mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan dan pengoperasian sarana
operasi Bea dan Cukai dalam rangka menunjang patroli dan operasi pencegahan dan
penyidikan di bidang kepabeanan dan cukai berdasarkan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
Balai Pengujian dan Identifikasi
Barang (BPIB) [sunting]
BPIB adalah Unit Pelaksana Teknis
DJBC di bidang pengujian dan identifikasi barang yang berada di bawah dan
bertanggung jawab langsung kepada Dirjen Bea dan Cukai. BPIB secara teknis
fungsional dibina oleh Direktur Teknis Kepabeanan. BPIB mempunyai tugas
melaksanakan pengujian laboratoris dan identifikasi barang berdasarkan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
Lulusannya akan ditempatkan di
kantor-kantor Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPBN) dan beberapa
instansi lainnya yang tersebar di seluruh Indonesia, yaitu :
Ditjen Perbendaharaan mempunyai
tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standardisasi teknis di
bidang perbendaharaan negara sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh
Menteri Keuangan dan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kanwil DJPBN mempunyai tugas
melaksanakan koordinasi, bimbingan teknis, pengendalian, evaluasi dan
pelaksanaan tugas di bidang perbendaharaan berdasarkan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
Kantor Pelayanan Perbendaharaan
Negara (KPPN) [sunting]
KPPN mempunyai tugas melaksanakan
penyaluran pembiayaan atas beban anggaran untuk dana yang berasal dari luar
negeri secara lancar, transparan dan akuntabel serta melaksanakan kewenangan
perbendaharaan dan bendahara umum, penyaluran pembiayaan atas beban anggaran,
serta penatausahaan penerimaan dan pengeluaran anggaran melalui dan dari kas
negara berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
KPPN terdiri dari 3 tipe sebagai
berikut :
- KPPN Tipe A1 (Percontohan)
- KPPN Tipe A1 Khusus
- KPPN Tipe A2
Ditjen Anggaran mempunyai tugas
merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standardisasi teknis di bidang
penganggaran sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan dan
berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku
Ditjen Perimbangan Keuangan (DJPK) [sunting]
Ditjen Perimbangan Keuangan
mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standardisasi
teknis di bidang perimbangan keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah sesuai
dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan dan berdasarkan
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Ditjen Pengelolaan Utang (DJPU) [sunting]
Ditjen Pengelolaan Utang mempunyai
tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standardisasi teknis di
bidang pengelolaan utang sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Menteri
Keuangan dan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pengurusan Piutang dan Lelang Negara
[sunting]
Lulusannya akan ditempatkan di
kantor-kantor Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) yang tersebar di
seluruh Indonesia, yaitu :
Ditjen Kekayaan Negara mempunyai
tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standardisasi teknis di
bidang kekayaan negara, piutang negara dan lelang, sesuai dengan kebijakan yang
ditetapkan oleh Menteri Keuangan dan berdasarkan peraturan perundang-undangan
yang berlaku.
Kanwil DJKN mempunyai tugas
melaksanakan koordinasi, bimbingan teknis, pengendalian, evaluasi dan
pelaksanaan tugas di bidang kekayaan negara, piutang negara dan lelang
berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan
Lelang (KPKNL) [sunting]
KPKNL mempunyai tugas melaksanakan
pelayanan di bidang kekayaan negara, penilaian, piutang negara dan lelang berdasarkan
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Di samping kegiatan akademis, di
tempat pendidikan STAN terdapat beberapa Badan Otonom dan Unit Kegiatan
Mahasiswa yang dapat dijadikan oleh mahasiswa STAN untuk mengembangkan potensi
diri dan sebagai ajang mengasah kemampuan dalam berorganisasi serta menambah
ilmu, pengetahuan, wawasan dan pengalaman. Badan Otonom dan Unit Kegiatan
Mahasiswa yang ada di Kampus STAN Jakarta adalah sebagai berikut :
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) [sunting]
BEM STAN merupakan organisasi
mahasiswa yang berperan sebagai pelaksana amanat Keluarga Mahasiswa Sekolah
Tinggi Akuntansi Negara (KM-STAN). Dalam melaksanakan tugasnya, BEM
mengkoordinasikan seluruh kegiatan mahasiswa STAN dan berbagai wadah mahasiswa
STAN yang diselaraskan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi
Berikut susunan organisasi BEM STAN
2011/2012
Job Description
Bagian
Perbendaharaan dan Verifikasi
- Melakukan verifikasi atas SPM
dan Bukti-bukti yang diajukan oleh setiap departemen dan biro
- Memeriksa ketersediaan anggaran
atas setiap SPM yang diajukan
- Mencairkan dana atas setiap SPM
yang telah diverifikasi dan sesuai dengan anggarannya
- Melakukan pencatatan atas
setiap penerimaan BEM STAN
- Melakukan investasi atas idle
cash yang dimiliki BEM STAN
Bagian
Pembukuan
- Melakukan kompilasi pencatatan
atas setiap pengeluaran dan penerimaan kas yang dilakukan oleh BEM STAN
- Melakukan asistensi kepada
setiap bendahara pengeluaran dan bendahara pengeluaran pembantu setiap
departemen dan biro atas pembukuan setiap departemen dan biro
- Membuat laporan kompilasi
keuangan triwulanan dan akhir tahun.
Badan Legislatif Mahasiswa (BLM) [sunting]
BLM STAN merupakan wujud dari
perwakilan mahasiswa STAN yang dipilih langsung oleh mahasiswa STAN untuk
melaksanakan pengendalian kegiatan BEM STAN. BLM STAN merupakan struktur
tertinggi dalam keorganisasian mahasiswa Kampus STAN. Fungsi BLM STAN
dipertanggungjawabkan dalam Rapat Akbar Keluarga Mahasiswa (RAKM) STAN.
Badan Audit Kemahasiswaan (BAK) [sunting]
BAK STAN resmi berdiri tanggal 7
Agustus 2010. Namun sebenarnya SAC (STAN Audit Club) sebagai cikal bakal BAK
sudah lama didirikan dengan karakteristik mirip BAK. Hanya saja dulu masih
berstatus sebagai UKM/Interest Club di bawah BEM.
Koperasi Mahasiswa (Kopma) STAN [sunting]
KOPMA STAN merupakan wadah
perkoperasian mahasiswa dalam Kampus STAN yang didirikan secara resmi sebagai
badan hukum pada tanggal 4 Desember 1989 dengan nomor badan hukum No.2437/B.H/I
yang ditetapkan oleh Kepala Kanwil Departemen Koperasi Propinsi DKI Jakarta.
KOPMA STAN didaftarkan dalam Daftar Umum Kanwil Departemen Koperasi Propinsi
DKI Jakarta pada tanggal 1 Desember 1989.
Himpunan Mahasiswa Spesialisasi [sunting]
Himpunan Mahasiswa Akuntansi (Himas)
[sunting]
Organisasi ini merupakan wadah
aktivitas mahasiswa Prodip Keuangan Spesialisasi Akuntansi.
Ikatan Mahasiswa Pajak (IMP) [sunting]
Organisasi ini merupakan wadah
aktivitas mahasiswa Prodip Keuangan Spesialisasi Pajak.
Korps Mahasiswa Bea dan Cukai (KMBC)
[sunting]
Organisasi ini merupakan wadah
aktivitas mahasiswa Prodip Keuangan Spesialisasi Kepabeanan dan Cukai.
Himpunan Mahasiswa Penilai (HMP) [sunting]
Organisasi ini merupakan wadah
aktivitas mahasiswa Prodip Keuangan Spesialisasi Pajak Bumi dan Bangunan.
Himpunan Mahasiswa Pengurusan
Piutang dan Lelang Negara (Hima-PPLN) [sunting]
Organisasi ini merupakan wadah
aktivitas mahasiswa Prodip Keuangan Spesialisasi Pengurusan Piutang dan Lelang
Negara.
Forum Komunikasi Mahasiswa Anggaran
(Fokma) [sunting]
Organisasi ini merupakan wadah
aktivitas mahasiswa Prodip Keuangan Spesialisasi Kebendaharaan Negara.
Komunitas Pajak dan Akuntansi Khusus
(Kompak) [sunting]
Organisasi ini merupakan wadah
aktivitas bagi mahasiswa Program D3 keuangan Spesialisasi Akuntansi dan Pajak
yang merupakan lanjutan dari program D1.
Masjid Baitul Maal adalah nama
sebuah masjid di lingkungan Badan Diklat Keuangan yang dulunya terletak di
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pada tahun 1987 ketika pendidikan dipindahkan
ke Jurangmangu (Bintaro) hingga saat ini, aktivitas MBM ikut berpindah dengan
membangun sebuah masjid baru di lokasi Kampus STAN di Jurangmangu. Kegiatan MBM
antara lain yaitu kajian mingguan dan bulanan, pelaksanaan salat Jumat,
mentoring, pengumpulan zakat, infaq, shodaqoh, dsb. Di setiap spesialisasi MBM
memiliki perwakilan iantaranya: Ikatan Mahasiswa Muslim Akuntansi (IMMSI), Ikatan
Mahasiswa Muslim Bea Cukai (IMMBC, Ukhuwah Mahasiswa Muslim Pajak (UMMP),
Ikatan Mahasiswa Muslim Penilai (IMMP), Ikatan Mahasiswa Muslim Anggaran
(IMMA), Ikatan Mahasiswa Muslim PPLN.
Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK)
[sunting]
PMK adalah lembaga keagamaan yang
mengkoordinasikan semua kegiatan keagamaan bagi mahasiswa Kristen. Kegiatannya
antara lain yaitu kebaktian PMK, persekutuan doa, kelompok kecil pemuridan,
aksi sosial, perayaan paskah dan natal bersama, dsb.
Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) [sunting]
KMK adalah lembaga keagamaan yang
mengkoordinasikan semua kegiatan keagamaan bagi mahasiswa Katolik. Kegiatannya
antara lain yaitu misa kampus, doa rosario, malam keakraban, perayaan paskah
dan natal bersama, dsb.
Keluarga Mahasiswa Hindu dan Budha
(KMHB) [sunting]
KMHB adalah lembaga keagamaan yang
beranggotakan seluruh mahasiswa yang beragama Hindu dan Budha. Kegiatannya
antara lain yaitu diskusi keagamaan, tirtayatra, persembahyangan bersama,
peringatan Nyepi dan Waisak, dsb.
Unit Kegiatan Mahasisiwa (UKM) [sunting]
Selain meningkatkan kemampuan
akademik, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara juga menyediakan banyak wadah untuk
menampung dan mengembangkan bakat dan minat para mahasiswa.
Status Organisasi STAPALA
STAPALA adalah Kelompok Pencinta
Alam di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara. Stapala ditetapkan sebagai lembaga
otonom oleh Senat, dengan SK 067/SKP.01/III/85 tgl 4 maret 1985 yang
ditandatangani Ketua Senat saat itu Suyatno Harun (STAN 77)
Tujuan Kelompok Pencinta Alam
STAPALA
Tujuan keberadaan STAPALA adalah
Menanamkan rasa cinta kepada Tuhan Yang Maha Esa, bangsa dan tanah air,
Mempererat tali persaudaraan antar mahasiswa dan alumni di lingkungan Sekolah
Tinggi Akuntansi Negara , Menampung, menyalurkan dan mengembangkan kreativitas
mahasiswa dan alumni di lingkungan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara dalam hal
kecintaan terhadap alam.
Maraknya kegiatan-kegiatan Outbond
Training pada perusahaan atau organisasi/lembaga pada masa sekarang membuktikan
bahwa kegiatan-kegiatan di alam bebas sangat mendukung terciptanya manusia yang
berdedikasi, penuh semangat, peduli, kompak, dan berjiwa pemimpin.
Sifat kegiatan di alam yang kadang
menghadapi cuaca ekstrem, beresiko tinggi, dan selalu berinteraksi dengan
penduduk adalah experiental Learning bagi anggota Stapala. Dan telah terbukti
menjadi pengalaman yang sangat berguna dikemudian hari.
Keanggotaan
Saat ini anggota Stapala berjumlah
986 orang, dengan anggota berstatus mahasiswa sekitar 50 orang. STAPALA adalah
organisasi pemersatu di lingkungan kampus yang tidak pernah memandang
kesukuan/kedaerah, agama, tahun angkatan, maupun jurusan/spesialisasi. Sifat
keanggotaannya seumur hidup menjadikannya alumni tetap selalu berperan aktif
dalam banyak kegiatan.
Sejarah Pendirian Stapala
Stapala didirikan pada tanggal 24
November 1979, ditandai dengan Musyawarah anggota dan pelantikan Badan Pengurus
Harian pertama di Gunung Pangrango. Para pendiri Stapala adalah
Mahasiswa-mahasiswa STAN angkatan 1977,1978,1979 diantaranya Sjafri Adnan
baharuddin, Amoen Jogasara, Heryono, M.Hatta, Didik Sabudi, Slamet Heryadi,dll.
Kegiatan diawal berdirinya stapala
antara lain Pendakian Gunung Gede 10 Nopember 1979. Ini merupakan embrio dari
kelahiran organisasi Stapala. Kemudian disusul dengan pendakian Gunung
Pangrango pada tanggal 24 November 1979
Dalam rangka sosialisasi organisasi
kemudian diadakanlah kegiatan perkemahan yang melibatkan seluruh aktivis kampus
pada tanggal 27-29 juni 1980 di cinumpang.
KEGIATAN-KEGIATAN
Menyelenggarakan kegiatan-kegiatan
yang berhubungan dengan alam, pendidikan, kebudayaan, dan sosial yang sejalan
dengan tujuan STAPALA.
STAPALA telah banyak melakukan
kegiatan, baik bersifat nasional maupun internasiona. Ekspedisi Luar Negeri
Stapala antara lain :
Ekspedisi
Pendakian Mt.Blanc, Swiss, 1987
Ekspedisi
Pendakian Mt.Cook (New Zealand), 1990
Ekspedisi
Pendakian Mt.Kilimanjaro (Tanzania), 1992
Ekspedisi
Pendakian Mt.Elbrus (Rusia), 2011
Sedangkan Ekspedisi yang bersifat nasional
Ekspedisi
Pendakian Puncak Carstenz, Papua, 1993
Ekspedisi
Pendakian Gunung Lauser, Aceh, 1997
Kejuaraan
Nasional Dinding Panjat STAN, 1996,2003,2006.
Ekspedisi
Pemanjatan Tebing Parang,Purwakarta,1991
Ekspedisi
Pemanjatan Tebing Serelo,Sumsel,1987
Survey dan
Penelitian Lingkungan Taman Nasional Meru Betiri, 1986
Dan lain-lain
Selain itu STAPALA juga mengadakan
kegiatan-kegiatan Lingkungan Hidup dan Sosial, antara lain Pekan Penghijauan
Kampus STAN, 1990,1991 yang manfaatnya dapat dirasakan saat ini dengan adanya
pohon-pohon besar di lingkungan kampus STAN.
Selain kegiatan-kegiatan bersifat
sosial seperti donor darah, sunatan massal, atau kegiatan lingkungan seperti
pembersihan kolam /empang kampus, hari bebas kendaraan bermotor, dan lain lain,
Posko STAPALA sejak tahun 2007 telah ditetapkan sebagai Posko Siaga Bencana
Banjir Tangerang. Sejak tahun 2007 Anggota Stapala aktif dalam evakuasi korban
banjir di perumahan-perumahan sekitar Kampus STAN. STAPALA dianggap memenuhi
syarat karena kemampuan teknis Anggotanya dan memiliki perahu karet.
Anggota Stapala juga siap dalam
kegiatan-kegiatan yang bersifat darurat, seperti misalnya pada saat hilangnya
Mahasiswa STAN Jurusan Bea Cukai ketika mengadakan kegiataan keagamaan di
Gunung Salak tahun 2006. STAPALA mengerahkan banyak anggota, termasuk alumni,
menyelamatkan korban. Moto Stapala
MENCINTAI ALAM TANPA MELUPAKAN
PENDIDIKAN AKADEMIS”
ALUMNI DAN JARINGAN DI DAERAH
Selama ini anggota Stapala yang
telah menjadi alumni STAN adalah tulang punggung kegiatan-kegiatan alumni.
Anggota Stapala berperan aktif dalam Kongres Alumni STAN PRODIP pertama tahun
2003 yang membentuk Ikatan Alumni Pendidikan Tinggi Kedinasan Departemen
Keuangan. Kongres dan Reuni Akbar alumni tahun 2007 dan 2010 juga diujung
tombaki oleh personel-personel Stapala.
Jaringan keanggotaan STAPALA saat
ini telah ada di seluruh Indonesia. Stapala mempunyai Forum STAPALA alumni
dengan kepungurusan yang lintas angkatan dan instansi. Ketua Forum adalah
Dandossi Matram (1981). Kepengurusan daerah terbagi dengan
kordinator-kordinator wilayah yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Mereka
juga lah yang menjadi kordinator sosialisasi kegiatan-kegiatan alumni STAN di
daerah.
Selain internal STAN, Forum Alumni
STAPALA beberapa kali terlibat langsung dalam penyelenggaraan kegiatan-kegiatan
nasional ekstra STAN misalnya Kongres Nasional Luar Biasa Ikatan Akuntan
Indonesia (IAI) tahun 2007, dan Rapat Umum Ikatan Akuntan Publik Indonesia
(IAPI) tahun 2008.
Posko STAPALA
Posko STAPALA bagi anggota Stapala adalah
rumah. Not House but Home. Tempat munculnya ide dan impian-impian besar,dan
tempat dimana rasa kekeluargaan sangat kental dikalangan anggota.Sifat kegiatan
STAPALA yang agak berbeda kerap menuntut hal-hal yang agak berbeda dibanding
organisasi kampus lainnya. Misalnya : Aset-aset Stapala seperti perahu
karet, Dinding Panjat STAPALA yang beberapa kali membawa nama STAN dikancah
nasional juga membutuhkan biaya dan pengawasan yang besar, kegiatan seperti
Posko Banjir membutuhkan tempat yang siaga 24 jam.
Wadah yang didirikan sejak tahun
1983 ini ditujukan untuk mempraktekkan bahasa Inggris dalam kehidupan
sehari-hari sehingga kemampuan bahasa Inggris para anggotanya dapat
ditingkatkan. Kegiatannya antara lain yaitu seminar dalam bahasa Inggris, test
TOEFL, outing program, dan a day in English. Prestasi SPECC yang telah diraih
yaitu juara I Guessing Word Contest dan juara II Debating yang diselenggarakan
LIA-E club 1994 serta juara II Debating Contest antar perguruan tinggi
se-Indonesia di ITB Bandung 2000, terbaru sebagai semifinalis BIND 2011
(kompetisi debat bahasa inggris perguruan tinggi level Asia) serta berbagai
prestasi lainnya . SEC juga aktif mengikuti kompetisi Scrabble, News Reading
dan kompetisi lainya menghasilkan sejumlah trophy, gelar dan medali emas.
KSR PMI Unit STAN didirikan pada
tanggal 20 Oktober 2003, dan telah disahkan sebagai organisasi kepalangmerahan
dengan Surat Pengesahan nomor 076/SK-PC/I/2004 pada tanggal 18 Januari 2004.
KSR PMI Unit STAN bertujuan untuk memberikan pengetahuan, pendidikan dan
pelatihan di bidang kepalangmerahan dan pengetahuan lainnya untuk dapat
mengabdi pada kemanusiaan.
Pusat Kajian Akuntansi dan Keuangan
Publik STAN.
STAN Olympic Team (SOT) merupakan
tim di bawah Pusat Kajian Akuntansi dan Keuangan Publik (PKAKP STAN) yang
dibentuk dan dibimbing untuk mengikuti lomba-lomba akuntansi, keuangan, dan
pajak di seluruh Indonesia. Berbagai prestasi dalam kejuaran Akuntansi telah
beberapa kali diraih, yang terbaru diantaranya Juara I pada Accounting
Championship 2012 Universitas Bakrie, second runner-up di Indonesia Accounting
Fair (IAF) 13 2012 di Universitas Indonesia, Juara III di Accounting Quiz XXI
2012 Universitas Tarumanegara, Juara I Lomba Karya Ilmiah Gebyar Akuntansi
Tadulako 2011.
SPEAK STAN (SPESIALISASI ANTI
KORUPSI STAN) [sunting]
SPESIALISASI ANTI KORUPSI (SPEAK)
adalah salah satu Elemen Kampus yang ada di STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi
Negara) yang berkarya di ranah pencegahan korupsi. Integritas adalah bagian
yang tak terpisahkan dari kegiatan pemberantasan korupsi.
Profil Direktorat
Direktorat Pendidikan Direktorat ini bertugas memberikan
pengetahuan kepada mahasiswa STAN pada khusunya dan masyarakat luas pada
umumnya tentang seluk beluk korupsi dan bagaimana cara mencegahnya bahkan
bagaimana pemberantasannya (Dalam perang kita harus mengenali dulu siapa musuh
kita). Diharapkan selain hanya memberikan pengetahuan teoritis, direktorat ini
mampu memberi suatu ilmu yang aplikatif atau dapat benar-benar
diimplementasikan secara nyata baik melalui kajian atau Training. Kegiatan yang
diadakan bertujuan untuk membentuk insan akademis yang berintegritas,
berwawasan luas serta mampu menjadi solusi atas permasalahan korupsi yang
merajalela di negeri ini.
Direktorat Hubungan Luar Negeri dan
Pendanaan Biasa
disingkat Lupen. Direktorat ini dapat dibagi lagi menjadi sub direktorat
hubungan luar negeri dan sub direktorat pendanaan. Direktorat ini punya 2 tugas
utama, Yaitu menjalin kerja sama dengan organisasi, komunitas, instansi atau
universitas lain dan memberikan dukungan finansial untuk SPEAK. Tujuannya
adalah untuk memperluas jaringan dan memperluas gerakan antikorupsi (target
utama adalah PTK) serta meningkatkan kualitas dan kapasitas kegiatan.
Direktorat Penelitian dan
Pengembangan Biasa
disingkat Litbang. Direktorat ini bisa disebut PPSDMnya SPEAK. Kegiatan bisa
meliputi pelatihan menulis, pelatihan public speaking dsb. Namun di luar dari
itu direktorat ini juga memiliki tugas untuk melakukan penelitian terhadap
fakta-fakta yang belum pernah dikaji dan mengolahnya menjadi informasi yang
dapat memberi manfaat kepada masyarakat luas.
Direktorat Informasi dan Propaganda Bisa disingkat Improv atau Mazda.
Ini merupakan direktorat baru di SPEAK. Melalui direktorat inilah kegiatan
SPEAK diumumkan. Serta produk-produk SPEAK dipublish ke publik. Ada beberapa
media yang harus dikelola, sekurang-kurangnya adalah Facebook, Blog dan
Majalah. Lebih dari itu diharapkan SPEAK memiliki MASTERPIECES yaitu sebuah
buku yang dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas. Yang perlu digaris
bawahi di sini, direktorat ini tidak hanya menyampaikan informasi namun juga
menjadi media propaganda yang benar-benar mampu memberikan pengaruh terhadap
perilaku dan pola pikir.
Direktorat Dalam Negeri Biasa disingkat Dagri. Direktorat
ini sudah ada sejak tahun lalu, namun mengalami pergeseran fungsi. Direktorat
ini bertugas menyelenggarakan urusan internal SPEAK, yang meliputi: Pengelolaan
Aset, Pengadaan Aset, Pengelolaan Database, Pembuatan jaket/kaos dsb. Selain itu
direktorat ini bertanggungjawab untuk meningkatkan teamwork, kesholidan dan
kekeluargaan di SPEAK.
SCENE sebuah club film yang berdiri
pada tahun 2005 di sebuah desa bernama desa Jurangmangu yang disana berdiri
sebuah kampus mimpi bernama STAN. SCENE adalah sebuah Club yang mencintai film,
baik membuat, menikmati, dan memperdebatkannya
Al-Lughoh merupakan suatu kelompok
studi bahasa arab yang ada di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN).
KBA (Komunitas Budaya Asing) [sunting]
UKM ini dibagi menjadi 3 divisi
yaitu divisi bahasa, divisi budaya, dan divisi humas
STAN Informatic Club (SiC) [sunting]
Organisasi yang dibentuk tanggal 17
Nopember 1997 ini merupakan kumpulan mahasiswa STAN yang memiliki minat dan
perhatian terhadap perkembangan Information Technology terutama yang berbasis
komputer. Kegiatannya antara lain yaitu tutorial, diskusi, warnet, even-even
seputar IT, mengelola situsweb STAN, dsb.
Didirikan oleh Ari Kuswantoro,
STAN-IC berkembang menjadi suatu wadah perkumpulan pecinta Teknologi Informasi
di lingkungan STAN
Sharia Accounting and Finance Forum
(SHAFF) [sunting]
SHAFF merupakan lembaga kajian
ekonomi Islam yang didirikan pada tanggal 7 Juli 2000 yang pada saat berdiri
bernama ISES (Islamic Studies for Economic Society). Kegiatannya antara lain
yaitu seminar ekonomi syariah, kuliah informal akuntansi syariah (KIAS), forum
diskusi ekonomi Islam antar-kampus, kajian internal, dsb.
STAN Capital Market Club (STAN-CMC)
[sunting]
STAN-CMC merupakan pojok BEI di STAN
sebagai pusat informasi, penelitian, pendidikan, konsultasi dan investasi di
bidang pasar modal bagi civitas akademika STAN dan masyarakat sekitarnya.
STAN-CMC merupakan ajang aplikasi langsung atas teori-teori pasar modal yang
telah diperoleh mahasiswa di bangku kuliah. Pada awal berdiri pada tahun 1998,
STAN-CMC bernama Pojok BEJ STAN atau STAN JSX Corner.
Dalam lingkungan Kampus STAN Jakarta
terdapat pelatihan olahraga beladiri untuk menggembleng fisik dan mental para
mahasiswa. Beberapa perguruan beladiri yang terdapat di Kampus STAN Jakarta
yaitu :
- Keluarga Silat Nasional Indonesia
Perisai Diri
- Perguruan Pencak Silat Beladiri
Tangan Kosong Merpati Putih
- Persaudaraan Setia Hati Terate
- Lembaga Seni Pernafasan Satria
Nusantara
- Taekwondo Indonesia
- Kungfu Muslim Amar Ma’ruf Nahi
Munkar
- Olahraga Beladiri Thifan Pokhan
- Institut Karate-Do Indonesia
Berbagai prestasi telah diraih oleh
anggota beladiri STAN tersebut, antara lain yaitu Juara II Kategori Kerapian
Teknik Beregu pada Kejuaraan Silat Perisai Diri Antar-Perguruan Tinggi (Piala
Ibu Tien Soeharto) di Universitas Airlangga Surabaya tahun 1997, predikat
Lulusan Terbaik dalam beberapa kali penyelenggaraan Ujian Kenaikan Tingkat
Perisai Diri di Jakarta, penyelenggara Kejuaraan Taekwondo Antar-Perguruan
Tinggi se-Jabotabek di Kampus STAN tahun 1999, dsb.
STAN Chess Interest Club (SCIC)/Pion
STAN-Prodip (PSP) [sunting]
Klub catur yang ini berdiri pada
tanggal 22 September 1998. PSP mengirimkan anggotanya untuk menjadi anggota
sekolah catur GM Utut Adianto. Berolahraga dapat menimbulkan
perasaan senang dan berfikir jernih. Ada dua jenis olahraga di dinia ini, yang
pertama adalah olahraga aktif dan yang kedua adalah olahraga pasif. Diantara
olahraga pasif ini adalah olahraga catur. Sejak awal, cabang-cabang olahraga
psikis atau olahraga otak ini mengindikasikan latihan untuk memperbagus fungsi
kerja otak. Baik dari segi berpikir strategi maupun tingkat kesabaran pemain.
Cukup sedikit cabang olahraga otak ini. Beberapa yang terkenal adalah catur
yang banyak diminati karena pola permainannya yang mangandalkan pemilihan
strategi menyerang dan bertahan juga melatih kesabaran pemain. Ada pula
memancing yang menstimulasi tingkat kesabaran juga adrenalin para peminatnya.
Bermain catur membutuhkan latihan yang sering dan berkala. Pemain catur yang
handal butuh waktu yang lama untuk belajar langkah-langkah bermain catur. Catur
merupakan permainan yang butuh teknik proyeksi langkah ke depan. Pemain catur
harus bisa memproyeksikan langkah yang akan terjadi setelah dia mengambil satu
langkah. Dengan adanya kemampuan untuk memprediksi langkah ini maka pemain
catur akan lebih mudah untuk mengalahkan lawan nya. Strategi - strategi yang
baik dan berkualitas perlu dimiliki dan dikuasai, dengan cara melakukan latihan
yang terus - menerus. Berikut ini adalah blog sahabat kita yang menyediakan
langkah-langkah bagaimana bermain catur yang baik. Menimbang bahwa dari ribuan
masyarakat kalangan kampus Sekkolah Tinggi Akuntansi Negara. Ribuan pula
keinginan dan kegiatan dan perlu diketahui bahwa catur merupakan salah satu
olahraga yang peminatnya tidak sedikit, ditengah marakanya kegiatan perlombaan
ataupun pertandingan baik diadakan di lingkungan kampus maupun di luar
lingkungan kampus. Untuk itu, diharapkan adanya kegiatan internal yang menjadi
tumpuan bagi mereka yang menyenangi dunia kompetisi dan ingin mempelajari seni
olahraga catur.
Sebelumnya CIC bernama PSP (Pion
STAN Prodip) yang merupakan wadah bagi mahasiswa yang memiliki bakat dan minat
dalam bidang percaturan. Visi ke depan organisasi ini adalah menumbuhkan dan
menyalurkan bakat dan minat mahasiswa dan anggota klub agar sportif dan
profesional di bidangnya.
Kelompok teater di STAN ini berdiri
pada pertengahan Juni 1998. Latihan rutinnya diadakan setiap minggu yang
dibimbing oleh alumni IKJ (Institut Kesenian Jakarta). Alir telah tampil di
beberapa even, antara lain Lakon Baru pada Information Day 99, Ayahku Pulang
pada Pentas Musik Pajak, dsb.
Voca Wardhana Choir merupakan paduan
suara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara yang baru terbentuk pada tahun 2010.
Meski terbilang muda, prestasi yang telah dicapai sudah cukup banyak,
diantaranya menjadi pengisi acara dalam Pagelaran Wayang Nusaraya di Taman Mini
Indonesia Indah (2011) dan sempat diundang juga untuk bernyanyi di depan
Presiden Repubik Indonesia, para menteri, dan Gubernur Bank Indonesia di Istana
Negara.
Komunitas 7Spades adalah sebuah
komunitas pesulap di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) yang bertujuan
membagikan ilmu sulap atau info seputar dunia sulap kepada keluarga besar STAN.
Angka 7 (seven) diambil sebagai nama komunitas ini karena pendiri komunitas ini
berjumlah tujuh orang. Kemudian, kata spade yang berarti sekop adalah kasta
tertinggi dalam permainan kartu remi. Kata spade ini diambil sebagai nama
komunitas dengan maksud agar 7Spades dipandang memiliki martabat yang tinggi.
Para anggota 7Spades dilatih beberapa mentor yang memiliki keahlian berbeda.
Program pelatihan dibagi-bagi menjadi beberapa bagian, yaitu hipnotis, tarot
(meramal dengan kartu), mentalist (bermain dengan pikiran), dan illusionist
(berhubungan dengan kecepatan tangan). Selain itu, 7Spades memiliki program
rutin lain seperti street magic di acara-acara kampus dan sharing trick. Meski
baru berdiri sejak Januari 2010, 7Spades telah memiliki beberapa prestasi yang
cukup membanggakan, seperti tampil di talkshow “Hitam Putih” yang dipandu Deddy
Corbuzier, serta tampil bersama Aldi Sungkar, salah satu pesulap terbaik
Indonesia.
STAN Music Community saat ini adalah
satu-satunya organisasi musik yg ada di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN)
Jakarta, yg beralamat di Jl. Bintaro Raya sektor 5, Jakarta Selatan.
SMC secara resmi berdiri pada 21
April 2005 oleh sebuah komunitas pecinta musik yg suka kumpul bareng. Mereka
sepakat mendirikan organisasi yg menaungi musik dan para pecintanya di kampus
STAN Jakarta. Dipimpin oleh Sandy Zulfadli, SMC akhirnya berhasil menjadi salah
satu Badan Otonom yg setingkat dgn Badan Eksekutif Mahasiswa dan Lembaga Pers
Mahasiswa di kampus STAN.
Kini, dalam usianya yg masih
terbilang muda, SMC telah memiliki lebih dari 250 anggota tetap, dan telah
mengukir cukup banyak prestasi di dalam dan di luar kampus STAN, selain sering
diundang untuk mengisi acara-acara di kampus STAN sendiri. Dengan motto
"Satukan Jiwa Dalam Nada" dan "Kalau Bukan Kita Siapa
Lagi?", SMC terus berusaha menjaga dan mengembangkan keberadaan seni musik
di STAN pada khususnya, dan di dunia pada umumnya.
Organisasi Kedaerahan (Organda) [sunting]
Organisasi Kedaerahan merupakan
komunitas yang dibentuk oleh mahasiswa-mahasiswa yang berasal dari
daerah/provinsi/kota/kabupaten yang sama. terdapat puluhan Organda di STAN
mulai dari Aceh sampai Papua. Kegiatan tiap Organda berbeda-beda, namun secara
umum tiap organda inilah yang menyelenggarakan TRY OUT ujian STAN di daerahnya
masing-masing, baik secara nasional maupun regional. Selain itu peran Organda
cukup vital untuk menyebarluaskan informasi keberadaan STAN kepada siswa-siswi
di daerahnya tanpa adanya arahan maupun himbauan dari Lembaga STAN sendiri.
Beberapa Organda yang ada di STAN:
Permata (Jakarta),
Himasurya (Surabaya),
IKMM (Ikatan Keluarga Mahasiswa Magelang),
KONSTANTA (Komunitas Mahasiswa STAN Tangerang),
Kamadiri (Keluarga Mahasiswa Kediri),
Kamaraja (Keluarga Mahasiswa Rembang-Jakarta),
Maharema (Mahasiswa Arek Malang),
Mahapati (Pasuruan),
Formasi Delta(Sidoarjo),
Aneuk Nanggroe(Aceh),
Kemala (Keluarga Mahasiswa Lampung),
Kemusi (Keluarga Mahasiswa Bumi Sriwijaya),
Ikmas (Semarang),
IKM Tuah Sakato(Sumatera Barat),
IMKJ (Ikatan Mahasiswa Kudus Jepara),
Kempro (Keluarga Mahasiswa Probolinggo),
Insan Sindo (Ikatan Mahasiswa STAN Asal Situbondo Bondowoso)
Mahakam (Mahasiswa STAN Kalimantan),
IMALITA (Ikatan Mahasiswa Blitar di Jakarta),
KMSDB (Keluarga Mahasiswa STAN Daerah Brebes),
IKAMMA (Ikatan Keluarga Mahasiswa Madiun-Magetan),
IKKP(Ikatan Keluarga Kabupaten Pati),
Imakaba (Ikatan Mahasiswa Pekalongan-Batang),
Paspilo(Solo), Maestro(Bojonegoro),
KAMY(Yogya),
IMMSU dan Horas(Sumatera Utara),
Kembang(Bandung),
Ikatan Mahasiswa Angin Mamiri (Sulawesi Selatan),
IMJ (Jember),
MALTA (Mahasiswa Lumajang di Jakarta) dan puluhan lainnya.